Tatapanmu
Menjadi Bahasa
Ombak
di Matamu kata-kata
Ketika
angin menghempas bulu matamu
Sehelai
sajak patah ke dalam rindu
Apakah
kau akan memelukku
Lepas
tanpa rintang
Seperti
daun luruh dari ranting
Meliuk
indah di rentang lenganku
Apakah
kau ranting yang jatuh ke dalam dadaku
Sebab
ku kenali suara
Menjeritkan
perih di lambung rindu
Lalu
bulan seperti ingin melepaskan baju cahayanya
Ingin
tau rasanya hujan
Dan
tau rasanya kehilangan
******************
Terimakasih untuk yang terkasih. aku masih menunggu puisimu, pesanmu, suaramu, dan juga hadirmu. Jangan pernah berhenti mencintaiku :*
Ingat, "Kata-katamu adalah nyawa bagi kalimatku". Hahay.
Ingat, "Kata-katamu adalah nyawa bagi kalimatku". Hahay.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar